30 TAHUN MENGABDI
Universitas Gunadarma (UG) berdiri tahun 1981. UG dikenal sebagai pelopor dan pencetak SDM handal dalam penguasaan dan penerapan TIK diberbagai sektor kehidupan masyarakat. lulusannya yang sudah mencapai hampir 100 ribu pun sudah berkiprah dimasyarakat dan tersebar di tingkat nasional dan internasional. Semua program studi di UG selalu mengedepankan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam proses pendidikannya. Dan ciri "High-Tech" dan inovasi selalu muncul dalam upaya membangun reputasi UG di masyarakat.
MENEMBUS WORD-CLASS UNIVERSITY
Ada berbagai pemeringkatan perguruan tinggi untuk mengukur popularitas mereka di dunia internasional Metode pemeringkatan itu adalah Academic Ranking of World Universities dari Shanghai Jia Tong Uni versity, Times Higher Education Supplement QS World Universities Ranking, Webometrics Ranking of World Universities, dan Perfomance Ranking of Scientifc Papers for World Universities dari National Taiwan University. Di Indonesia pemeringkatan yang ditunggu-tunggu adalah Webo metrics dan 4ICU. Dua sistem pemering katan itu berdasarkan kinerja la yan an PT di dunia maya, termasuk pemanfaatan teknologi internet sebagai media informasi. Nah, berdasarkan pemeringkatan Webometrics yang dirilis akhir Juli lalu, hanya empat perguruan tinggi di Indonesia yang menembus peringkat 100 di Asia. Universitas itu adalah Institut Teknologi Bandung (ITB, 56), Universitas Gadjah Mada (UGM, 61), Universitas Indonesia (UI, 84), dan Gunadarma (88). Bila dibandingkan dengan negara Asia Tenggara, prestasi itu tidaklah menggembirakan karena peringkat PT Indonesia masih di bawah kepopuleran universitas di Thailand dan Singapura. Posisi teratas universitas populer se-Asia Tenggara ditempati University of Singapore yang menempati peringkat 124 dunia.
Prestasi Universitas Gunadarma dalam pemeringkatan Webometrics dan 4ICU merupakan konsekuensi dari tindakan nyata untuk mengintegrasikan teknologi internet dalam proses pendidikan di perguruan tinggi (PT) itu. Berbagai inovasi yang dulu mungkin dianggap sebagai mimpi, ternyata di Gunadarma sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari suasana akademis di kampusnya. Semua lokasi kampus terhubung dengan jaringan serat optik dengan koneksi internet sebesar 32 MB.
Fasilitas inovatif lainnya untuk mahasiswa baru di Universitas Gunadarma, yaitu student digital locker. Program itu dapat diakses oleh lebih dari 25 ribu mahasiswa di http://studentsite.gunadarma.ac.id yang tersebar di 6 program diploma, 13 program sarjana, 7 program magister, dan 2 program doktor. Gunadarma menjadi pelopor dalam menerapkan digital student portfolio dalam sistem perkuliahan yang adaptif terhadap pengembangan softskill. Dengan fasilitas student digital locker, semua mahasiswa Universitas Gunadarma dimanja dengan beragam informasi dan kemudahan layanan pendidikan. Berbagai inovasi di dunia tanpa batas tersebut menjadikan Universitas Gunadarma sebagai perguruan tinggi swasta yang mapan. Bahkan, mereka memperoleh penghargaaan sebagai The Best Inovator pada ajang nasional INAICTA pada 2009, dan mendapat pengakuan dari pemeringkat world class university dari Webometrics dan 4ICU.














0 komentar:
Posting Komentar